PROFIL

Tentang Kami

Tentang Kami

CCPHI adalah organisasi non-profit yang mempromosikan dan memfasilitasi kemitraan antara perusahaan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan pemerintah lokal untuk masyarakat yang sehat dan berkelanjutan.

Tim CCPHI dan pengurus memiliki pengalaman bekerja dengan organisasi di semua sektor dengan berbagai isu pembangunan, termasuk kesehatan, pendidikan keragaman, kesetaraan jender, kebijakan dan pengembangan masyarakat. Pengalaman kami meliputi pelatihan, penelitian, berjejaring dan membangun kemitraan, pembuatan kebijakan dan advokasi ke komunitas akar rumput.

Dian Rosdiana

Executive Director

Dian Rosdiana adalah salah satu co-founder CCPHI yang saat ini menjalankan tugas sebagai Direktur Eksekutif. Visinya adalah membawa CCPHI menjadi organisasi terdepan dalam bidang kemitraan di Indonesia sehingga bisa terus berkarya membangun kerjasama multi sektor (sektor publik, swasta dan LSM) di seluruh Indonesia. Latar belakang pendidikan dalam bidang Antropologi dan Komunikasi memungkinkannya untuk berinovasi dan mendorong kemitraan yang berkontribusi pada perubahan dalam bidang sosial, lingkungan dan ekonomi.  Ia juga mempunyai pengalaman dan pemahaman mendalam tentang berbagai peluang, tantangan, dan keberhasilan dalam membangun kemitraan tersebut. Karyanya dituliskan dalam dokumentasi berbentuk studi kasus dan laporan lainnya (http://ccphi.org/jejak-kemitraan/jejak-kemitraan)

Sebelum menjabat sebagai Direktur Eksekutif, Ia menjabat sebagai Communication Officer dan telah merancang dan menerapkan kegiatan komunikasi untuk tujuan dan sasaran CCPHI. Dalam menjalankan tugasnya, banyak bekerja sama dengan sector publik, swasta, dan LSM di seluruh Indonesia dan memiliki pemahaman mendalam tentang bagaimana pendekatan kemitraan perlu dilaksanakan secara efektif agar bisa memberikan dampak positif kepada masyarakat secara berkelanjutan.  Berpengalaman lebih dari 20 tahun bekerja sama dengan organisasi-organisasi nasional dan internasional yang beroperasi dari tingkat lokal hingga tingkat nasional di Indonesia pada berbagai masalah Kesehatan, termasuk flu burung, kesehatan reproduksi, dan remaja dan HIV & AIDS untuk turut mengambil tanggung jawab dalam menciptakan penghidupan yang lebih sehat dan sejahtera. Ia pernah bekerja baik secara penuh waktu atau sebagai konsultan di beberapa organisasi diantaranya adalah Johns Hopkins University Center for Communication Program, Family Health International, Development Alternatives Inc., Public Health Institute, Research Triangle Institute, Jhpiego dan World Health Organization.

Baginya, kunci keberhasilan dan keberlanjutan kemitraan adalah keterlibatan masyarakat sebagai penerima manfaat untuk turut mengambil tanggung jawab dalam menciptakan penghidupan yang lebih sehat dan sejahtera.

Marendra C. Sadikin

Partnership Building Officer

Memiliki lebih dari 9 tahun pengalaman dalam hubungan pemerintahan, politik, kebijakan publik dan manajemen program.  Marendra telah memainkan sejumlah peran penting, termasuk menjembatani hubungan antara pemangku kepentingan utama, menyediakan ruang di mana para pemangku kepentingan dapat mengembangkan agenda bersama dan menerjemahkan serta mengkomunikasikan bukti kepada pembuat kebijakan.

Sebelum ini Marendra telah bekerja sebagai Public Affairs Manager di PT. Bayer Indonesia. Dia juga pernah bekerja sebagai senior program offcer enabling environment di Knowledge Sector Initiative (KSI). Marendra memiliki gelar sarjana dalam hubungan internasional dari Universitas Katolik Parahyangan dan master dalam studi pengembangan dari Institut Teknologi Bandung

Indiana Basitha

Communication Specialist

Indiana Basitha mengawali kariernya sebagai seorang praktisi komunikasi sejak tahun 2013 sebagai seorang Communication Officer di sebuah firma komunikasi berskala global di Indonesia. Dalam masa baktinya, ia menangani klien-klien korporasi dengan isu beragam meliputi kasus litigasi, manajemen krisis, penetrasi pasar, pemetaan pemangku kepentingan serta pemetaan skenario. Sebelum bergabung dengan Edelman Indonesia, ia merupakan seorang jurnalis yang banyak menulis dalam bidang gaya hidup serta pernah mendalami ilmu sebagai seorang copywriter di dunia periklanan. Kombinasi pengalaman yang ia miliki dalam bidang komunikasi dan penulisan mendukung kemampuannya dalam mengembangkan strategi komunikasi yang tepat sesuai kebutuhan audiens, didukung dengan relasi yang kuat dengan rekan media.

Sebelum CCPHI, ia berperan sebagai Sr. Client Supervisor di Edelman Indonesia. Indiana Basitha memiliki gelar sarjana dalam bidang Hubungan internasional dari Universitas Katolik Parahyangan, Bandung.

Christie Natasha

Executive Assistant

Telah berpengalaman selama lebih dari sepuluh tahun sebagai administrator untuk berbagai perusahaan di Indonesia, menangani remunerasi karyawan, asuransi dan ketenaga kerjaan. Posisi terakhir di sektor komersial adalah sebagai Sekretaris Eksekutif di sebuah perusahaan pengembangan pada tahun 1994. Sejak itu Christie bekerja untuk lembaga swadaya masyarakat (LSM) internasional di antaranya The Futures Group di mana ia menjabat sebagai asisten administrasi dan Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health Center for Communication Program dengan jabatan Senior Program Administrator, Staf Keuangan dan Administrasi serta Asisten Program untuk tiga proyek yang berbeda.

Christie bergabung dengan CCPHI karena keunikan proyek yang membangun hubungan antara perusahaan dan LSM untuk perbaikan kaum perempuan dan anak di Indonesia.

Dessy Andriyani

Program Assistant

Berpengalaman sebagai marketing dan web programmer di berbagai perusahaan di Indonesia selama 12 tahun. Memiliki keahlian untuk mengatur event, budgeting, pembuatan web dan system analyst. Posisi terakhir adalah sebagai Marketing Support Specialist di sebuah perusahaan telekomunikasi.

CCPHI merupakan pengalaman pertamanya bekerja di lembaga swadaya masyarakat. Dessy berharap dapat memetik pelajaran berharga yang dapat memperkaya pengetahuannya. Dan menurutnya bekerja di CCPHI sangatlah menyenangkan dan penuh tantangan.

Strategic Partner

Arief Budiman

Sebagai seorang sarjana hukum, Arief Budiman hanya sempat berprofesi di dunia hukum sebagai staf di kantor penasihat hukum bisnis di Jakarta yang berfokus di Hukum Udara dan Ruang Angkasa. Setelahnya Arief memilih terjun di politik kepartaian sejak tahun 2003. 

Di tahun 2016 Arief sempat tinggal di Washington DC sebagai Staf Peneliti di Law Library of Congress. Pada 2008, Arief kembali ke Jakarta dan menjadi Asssociate di kantor konsultan hubungan pemerintahan di HD Asia Advisory. Pada 2009, Arief bersama Letjen (Purn) Agus Widjojo dan Marzuki Darusman mendirikan National Institute for Democratic Governance untuk melakukan pendampingan bagi Fraksi Partai Demokrat DPR RI. Setelah 2 tahun, Arief kembali ke DPR dan menjabat sebagai Staf Khusus Wakil Ketua DPR bidang Politik dan Keamanan. 

Di awal 2012, Arief memfokuskan diri sebagai penasihat urusan hubungan stakeholders politik & legislatif di Freeport McMoran hingga sekarang. Pada tahun 2014 bergabung dengan Vriens & Partners sebagai Penasihat untuk kantor perwakilan Jakarta. Di sela kegiatannya, ia menjadi co-host untuk acara Podcast “Indonesia In-Depth” Lexico Indonesia, yang berkompetensi di bidang konsultasi hubungan legislatif.

Ben Laksana

Researcher dengan pengalaman lebih dari 8 tahun di penelitian sosial terutama interseksi antara pendidkan, anak muda dan sosiologi, telah bekerja sebagai peneliti untuk beragam organisasi lokal maupun internasional. Sebelum ini Ben bekerja untuk Fakultas Pendidikan, Victoria University of Wellington, New Zealand, sebagai peneliti muda dan juga asisten dosen untuk beberapa mata kuliah seputar sosiologi, pendidikan dan anak muda. Selain di penelitian, Ben saat ini aktif sebagai dosen Hubungan Internasional di International Univeristy Liaison Indonesia (IULI) dan dibawah Arkademy Project turut aktif mengembangkan pendidikan kritis untuk masyarakat umum dengan menggunakan fotografi sebagai mediumnnya. Ben memiliki gelar sarjana dari Hubungan Internasional dari Universitas Katolik Parahyangan dan master di bidang Sosiologi Pendidikan dari Victoria University of Wellington.

Rahmi Yetri Kasri

Senior researcher dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di bidang sosial, lingkungan, komunikasi, dan pengembangan pengetahuan dan kapasitas. Lulusan Ilmu Komunikasi, FISIP UI dan Master dalam Ideas Studies on Culture, Environmental and Sustainability dari University of Oslo, Norway ini tengah menyelesaikan jenjang Doktoral dari Ilmu Lingkungan, Universitas Indonesia. Rahmi aktif dalam berbagai kegiatan penelitian, kemasyarakatan, dan konsultansi. Beberapa organisasi yang pernah bekerjasama dengan Rahmi adalah World Bank, Asian Development Bank, United Nations Development Program, ASEAN Secretariat, the John Hopkins University Centre for Communicating Program, dan Pusat Kajian Komunikasi, Universitas Indonesia.

Dewan Pembina & Pengawas

  • Sri Indrastuti Hadiputranto, Pendiri Hadiputranto, Hadinoto & Partners anggota dari Baker & McKenzie International.
  • Catharina Widjaja, Managing Director PT Alun Alun Indonesia Kreasi & Direktur PT Gajah Tunggal Tbk.
  • Aristides Katoppo, Ketua dan mantan Editor surat kabar Sinar Harapan; dan Ketua Dewan Pengawas United in Diversity Forum.
  • Meiwita Budiharsana, Dosen di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia; dan Konsultan untuk riset dan evaluasi kesehatan reproduksi.
  • Serena Karlita Ferdinandus, Group Head of Internal Audit, Ithaca Resources,perusahaan induk jasa konsultan, pemasaran dan infrastruktur pertambangan batubara.
  • Zemmy Tanumihardja, Konsultan keuangan dan akunting.
  • Kemal Soeriawidjaja, Managing Director, Partnership-ID