Mendefinisikan Kemitraan Yang Sukses

Semakin banyak organisasi yang menghargai kemitraan sebagai salah satu cara untuk mencapai tujuan mereka. Melalui kemitraan, pihak organisasi dapat mengambil manfaat dari sumber daya, pengetahuan khusus, pengalaman, dan jaringan dari organisasi lain serta meningkatkan sumber daya mereka masing-masing agar menghasilkan dampak yang lebih meluas.

 

Perusahaan dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang berpartisipasi dalam Health and Business Roundtable Indo-nesia(HBRI) telah mendefinisikan apa yang dimaksud dengan kemitraan, karakteristik utamanya, dan bagaimana hubungan kemitraan tersebut berbeda dari bentuk hubungan lainnya seperti yang ditunjukkan di bawah ini. Kemitraan adalah suatu bentuk jalinan hubungan dimana pihak terkait saling memberi kontribusi yang signifikan, tidak hanya kontribusi secara finansial saja.

 

 

 

Dalam suatu kemitraan, setiap pihak menjalankan peran dan tanggungjawab tertentu, dan masing-masing pihak ikut berkontribusi terhadap strategi dan pelaksanaan kegiatan bersama.  Kedua belah pihak mendefinisikan sukses secara bersama dan sebanyak mungkin mengembangkan berbagai indikator subyektif untuk mengukur keberhasilan tersebut. Hal ini dapat membantu untuk memastikan adanya kejelasan dan peluang  untuk merubah program atau peran sehingga keberhasilan dapat diperoleh. Peran dan tingkat kontribusi dari masing-masing mitra dapat berubah dan biasanya memang berubah seiring dengan waktu, dan bahkan mungkin juga pemahaman mereka tentang apa yang dimaksud dengan keberhasilan dapat berubah.

 

Pada awalnya, banyak kemitraan yang bergantung pada hubungan individu. Pemrakarsa awal dari hubungan kemitraan akan mampu untuk mengembangkan suatu strategi yang saling memberikan bermanfaat, namun hal yang paling mungkin menjadi landasan dari kemitraan dalam jangka pendek adalah hubungan individu yang kuat. Oleh karena pihak yang diperlukan untuk menentukan keputusan dan melaksanakan kegiatan selama terjalinnya kemitraan bukan hanya mereka berdua saja, maka sangat penting bagi mereka agar berupaya untuk memastikan terciptanya dukungan program pada tingkat yang semestinya dalam lembaga mereka masing-masing. Pada kenyataannya, pengalaman telah menunjukkan bahwa memastikan adanya dukungan dari semua tingkatan pada lembaga yang bersangkutan juga tidak kalah penting.  Komunikasi yang jelas juga merupakan komponen penting dan terutama sangat berarti sebagai instrumen untuk mengelola harapan. Sebagai hasilnya, kemitraan yang sukses adalah kemitraan yang memberikanhasil secara berkelanjutan. 

 

Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, kemitraan dapat berubah seiring dengan berjalannya waktu; hal ini terjadi karena kemitraan pada awalnya seringkali berdasarkan pada hubungan individu, maka memang sebaiknya perubahan tersebut bisa terjadi. Dalam beberapa kasus tertentu, sesuai dengan sifatnya, kemitraan dapat diprediksi akan berakhir. Tidak semua kemitraan harus bersifat jangka panjang, namun diperlukan kehati-hatian ketika menentukan kapan akan mengakhiri kemitraan dan cara bagaimana mengakhirinya karena kedua pihak mitra kemungkinan besar telah banyak menginvestasikan waktu dan sumber daya ke dalam jalinan hubungan tersebut.

 

Jika pihak inisiator kemitraan meyakini akan adanya manfaat jangka panjang dalam kemitraan yang berlanjut, maka mereka sebaiknya berupaya untuk memastikan agar hubungan pribadi mereka yang kuat berkembang menjadi hubungan kelembagaan yang kuat. Cara yang efektif untuk melembagakan kemitraan adalah dengan membuktikan kepada organisasi mereka bagaimana program yang dijalankan dapat mendukung bisnis inti mereka. Dalam kemitraan jangka panjang, pihak mitra akan mengidentifikasi berbagai tantangan baru yang mereka rasa dapat ditangani bersama serta berbagai peluang baru untuk bekerjasama dan membangun strategi jangka panjang. Mekanisme yang mereka kembangkan untuk mengelola kemitraan harus dapat mendorong inovasi dan pengembangan sehingga mereka dapat mengidentifikasi peluang-peluang baru dan mengatasi tantangan-tantangan baru tersebut.

 

Bekerja bersama dapat menjadi suatu hal yang sangat sulit untuk dilakukan sehingga kriteria yang paling penting dalam kemitraan apapun adalah kesabaran. Dalam kebanyakan kasus, kemitraan merupakan hal yang sangat berharga karena para pihak yang terlibat mempunyai pengalaman, pengetahuan, sudut pandang dan/atau sumberdaya yang berbeda. Oleh karena itu, hal-hal yang membuat menarik dan bermanfaat dari suatu kemitraan adalah hal-hal yang kemungkinan menjadikan kemitraan tersebut sebagai sebuah tantangan.

 

Download: Mendefinisikan Kemitraan yang Sukses - PDF