Mencari Mitra Kerja Yang Tepat

Dalam pertemuan Health and Business Roundtable Indonesia(HBRI), perwakilan dari perusahaan dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) diminta untuk mengidentifikasikan karakteristik utama yang diinginkan dari mitra kerja. Ciri-ciri ini disajikan pada tabel di bawah ini. Meskipun ada perbedaan dalam beberapa karakteristik yang diinginkan perusahaan dan LSM dari pihak mitra, sebagian besar dari karakterisktik ini dipandang penting oleh keduanya. Oleh karena itu, ciri-ciri ini merupakan atribut penting yang perlu diperhatikan saat melakukan pertimbangan untuk menjalin dalam bentuk apapun, tidak sekedar merupakan kemitraan antara perusahaan dan LSM.

 

 

 

 

Sebagai dasar pertimbangan, para peserta sepakat bahwa mitra kerja harus mempunyai nilai-nilai dan kepedulian yang sama. Begitu kerjasama terjalin dan berkembang, mereka juga perlu mengidentifikasi sasaran dan tujuan bersama. Mitra kerja yang diinginkan harus memiliki rekam jejak yang memberi dampak positif, memiliki pengalaman bekerjasama, dan bekerja dalam wilayah geografis yang sama. Kedua pihak harus memiliki reputasi tinggi dalam menjaga integritas masing-masing. Pihak korporasi melihat kualitas kerja LSM sebagai hal yang paling penting, sementara LSM memandang reputasi perusahaan yang terkait dengan tanggungjawab sosial sebagai hal yang paling penting. Karakteristik lainnya yang oleh kedua belah pihak dianggap terkait sama erat dengan atribut organisasi itu sendiri, yaitu integritas, keinginan belajar, tingkat kepercayaan, dan transparansi, termasuk atribut khusus dari suatu kemitraan, yaitu sikap responsif, fleksibilitas, komitmen dan sikap kooperatif.

 

Dua karakteristik lainnya adalah ketersediaan informasi yang singkat dan padat tentang organisasi serta kemampuan dan kesediaan untuk membantu mitra dalam membangun hubungan kerja dengan pihak lain. Karakteristik pertama akan menjadi sangat penting terutama apabila pihak mitra berasal dari sektor yangberbeda sehingga harus mampu meningkatkan pemahaman bersama secara internal tentang kegiatan sehari-hari dan program terkait dari pihak mitra. Karakteristik kedua menunjukkan bahwa bagi perusahaan maupun LSM, terdapat kemungkinan, atau bahkan harapan bahwa kemitraan akan mengarah pada adanya peningkatan kesempatan dan hubungankerja lainnya.

 

Dari sudut pandang korporasi, ada beberapa atribut dari mitra yang teridentifikasi sebagai hal yang sangat penting. Dua dari atribut ini yang saling berkaitan adalah bahwa LSM seharusnya mempunyai harapan pendanaan yang wajar dan kemauan untuk memulai kegiatan dari skala kecil. Sedangkan karakteristik utama yang masih ada kaitan adalah kapasitas penyerapan dari LSM.

 

Dari sudut pandang LSM, mitra perusahaan tidak hanya akan menyediakan sumber daya bagi mereka tetapi juga memberikan akses terhadap kelompok sasarannya sendiri. Bagi penyedia layanan kesehatan, hal ini seringkali bermula dari akses terhadap tenaga kerja perusahaan. LSM juga menganggap reputasi perusahaan sebagai hal yang sangat penting. Unsur utama lainnya adalah bahwa pihak mitra tidak membebani prosedur administrasi ataupersyaratan kebijakan yang menyulitkan. Terakhir, LSM memahami bahwa adanya dukungan dari pihak pimpinan perusahaan dalam menjalin hubungan kemitraan merupakan hal yang sangat penting.

 

Download: Mencari Mitra Kerja yang Tepat - PDF