Webinar: Diseminasi Hasil Survei Doing Good Index 2020 di Indonesia

CCPHI dan The Center for Asian Philanthropy and Society (CAPS), berkolaborasi dengan Filantropi Indonesia dan Dompet Dhuafa mengadakan acara Webinar: Diseminasi Hasil Survei Doing Good Index (DGI) 2020 atau Indeks Berbuat Baik di Indonesia, pada 7 September 2020. Acara ini dihadiri oleh 70 peserta yang mewakili pemerintah, swasta, NGO, media, edukasi.

Acara dibuka oleh Sonny Sukada, Direktur Eksekutif CCPHI yang memperkenalkan tentang CCPHI dan Survey DGI-2020; yang kemudian dilanjutkan oleh Ruth Shapiro dan Mehvesh Mumtaz Ahmed dari CAPS dengan memaparkan hasil survei untuk Indonesia.  Singkatnya Ruth dan Mehvesh menyampaikan bahwa atmosfir untuk berbuat baik semakin baik, tapi masih ada ruang  agar dapat meningkatkan partisipasi publik yang sangat dibutuhkan dalam situasi pandemi Covid-19 sehingga Indeks Berbuat Baik Indonesia dapat meningkat di tahun-tahun mendatang.

Pemaparan DGI-2020 kemudian ditanggapi oleh Cecep Sulaeman, Kabag Program dan Pelaporan Sesditjen Pemberdayaan Sosial yang mewakili Dr. Edi Suharso, Dirjen Pemberdayaan Sosial, Kementerian Sosial RI yang memaparkan peran pemerintah dalam mendorong kolaborasi dan partisipasi untuk pembangunan sektor sosial. Selanjutnya, Hamid Abidin dari Filantropi Indonesia menjelaskan bagaimana regulasi dan insentif pajak dipandang masih kurang mendukung kegiatan filantropi.  Zainal Abidin, dari Dompet Dhuafa menyampaikan tingginya partisipasi publik dalam berdonasi untuk kegiatan yang bersifat amal/responsif tapi masih kurang untuk kegiatan yang bersifat pemberdayaan/pencegahan. Selain itu lembaga penerima dana juga perlu lebih transparan dan akuntabel dalam pemanfaatannya. Acara ini dimoderatori oleh Jalal, mitra strategis CCPHI.

Dari diskusi temuan survei oleh CAPS dan paparan oleh para panelis, dapat disimpulkan bahwa dibutuhkan kolaborasi yang lebih erat dari semua pihak agar regulasi, insentif pajak dan investasi sosial dalam negeri dapat membantu kita semua dalam menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Untuk melihat webinar tersebut dapat melalui link berikut: https://www.facebook.com/291654477604910/videos/348867676499641 atau melalui kanal youtube https://www.youtube.com/watch?v=3-VxbOAq3nA