BERBUAT BAIK Membantu Pemerintah Indonesia Melawan COVID-19

Indonesia memasuki babak baru ketika pemerintah secara resmi mengkonfirmasi kasus perdana COVID-19 pada awal bulan Maret 2020.  Sebelumnya pemerintah telah mempersiapkan berbagai upaya untuk mencegah penyebaran virus corona dan mengantisipasi kemungkinan penularan virus tersebut.  Per tanggal 9 April 2020, jumlah kasus COVID-19 di Indonesia mencapai 2.956 dengan morbiditas sebanyak 240.

Masyarakat termasuk dengan sektor bisnis mengetahui bahwa mereka harus bahu membahu dengan pemerintah dalam meredam COVID-19.  Semua lapisan masyarakat harus berkontribusi, baik dengan mengikuti instruksi pemerintah untuk mengkarantina diri untuk memutus rantai transmisi, maupun menyumbangkan tenaga dan material serta dana yang diperlukan dalam menangani bencana.

Beberapa anggota CCPHI turut berpartisipasi untuk “Berbuat Baik” dalam membantu Pemerintah Indonesia menangani pandemic COVID-19:


Sektor Swasta

Danone memberikan sumbangan dana bantuan sebesar Rp. 15 M untuk peralatan medis, peralatan keselamatan untuk petugas kesehatan yang berada di garis depan penanggulangan pandemik, dan stok makanan untuk pasien yang rentan seperti manula, ibu hamil dan anak-anak.

Sinarmas bersama dengan Indonesian Chamber of Commerce China menyumbang dalam bentuk alat kesehatan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Kitabisa.com berhasil mengumpulkan sebesar Rp. 25M per tanggal 23 April 2020, penggalangan dana masih akan berlangsung hingga akhir Mei 2020.

Astra telah menyumbangkan dana sebesar Rp. 93M dalam dua tahap.  Tahap pertama diberikan ke PMI dalam bentuk APD, alat uji test, disinfektan, serta 115 buah kendaraan untuk penyemprotan disinfektan. Bantuan kedua diberikan ke RSUPN Cipto Mangunkusumo Jakarta dan RS Penyakit Tropik Infeksi Unair Surabaya.

Indosat Ooredoo mendukung penuh proses pembelajaran jarak jauh memberikan akses internet gratis ke beberapa platform pembelajaran digital terkemuka. Di samping itu mereka juga menyumbang 5 buah bus untuk edukasi dan penyaluran bantuan, serta masker dan uang senilai Rp. 5M untuk mendukung percepatan penanganan COVID-19.

Bumi Resources Minerals yang tergabung dengan Group Bakrie menyumbangkan Rp. 20M untuk penanganan Covid-19 ke BNBP.

Nestlé memberikan produk susu mereka yang salah satu manfaatnya adalah untuk meningkatkan daya tahan tubuh untuk tenaga kesehatan, dan disinfectant, alcohol swab, dan hand sanitizer.

Selain uang tunai sebesar Rp. 5M ke Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, dan Pemerintah Pusat; Freeport Indonesia juga memberikan peralatan medis seperti masker, pakaian dekontaminasi (hazmat), dan mesin penyemprot serta cairan disinfektan.

Trakindo Utama memberikan bantuan berupa APD kepada salah satu RS penanganan COVID-19 yaitu RSUP Fatmawati.

Untuk mendukung kualitas orang-orang yang rentan tertular COVID-19, Frisian Flag membagikan produk susu yang terdiri dari susu siap minum dan susu bubuk, dengan total senilai Rp 4M kepada tenaga medis, jurnalis, keluarga pasien, dan para pekerja sektor non-formal atau pekerja harian beserta keluarganya.

Di wilayah operasinya, Chevron menyumbangkan masker ke RSUD Arifin Rachmad, dan cairan antiseptic ke sekitar wilayah operasi.  Chevron juga sedang dalam proses pengadaan APD untuk Pemprov Riau.

Sebagai anak perusahaan Pertamina, Elnusa mendukung upaya pemerintah dengan menyerahkan ratusan APD kepada RS Pertamedika yang mengelola RS Pertamina Jaya sebagai salah satu RS Khusus Penanganan COVID-19.

 

Sektor Nirlaba

Indika Foundation memberikan bantuan sebesar Rp 1M untuk membantu penanggulangan penyebaran virus corona di Indonesia. Donasi diberikan untuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (Gugus Tugas), dan disalurkan melalui Yayasan Benih Baik Indonesia (YBBI).

Berdasarkan press release, Tanoto Foundation menyumbangkan APD dalam bentuk masker, goggle, dan baju pelindung ICU dan non-ICU.

Dalam usaha pencegahan penyebaran COVID-19, Hope Worldwide menyediakan wastafel keliling, KIE dan paket sembako.  Selain itu mereka juga menyediakan APD berbentuk masker medis dan kain, pelindung muka, goggle, pakaian pelindung.

Penggalangan dana yang dilakukan oleh Dompet Dhuafa telah berhasil mengumpulkan dana dari masyarakat sebesar Rp. 8M dari target Rp. 60M.  Penggalangan dana masih akan berlangsung hingga akhir Mei 2020. Dompet Dhuafa juga membangun RS Lapangan di RS Kartika Pulomas.

Selain telah menyiapkan 10.000 APD untuk disebarkan ke RS rujukan COVID-19 di seluruh Indonesia, Rumah Zakat juga menyalurkan bantuan sembako untuk pedagang kecil yang terkena imbas ekonomi pandemik.

Gerakan #GardaMudaBerantasCovid yang diprakarsai oleh CISDI diharapkan dapat ikut ambil andil dalam pencegahan perluasan penyebaran COVID-19 dengan mengisi celah-celah dan ketimpangan penanganan pandemi COVID-19.